Sejak pemberlakuan Diklat Kepemimpinan Pola Baru berdasarkan Perkalan RI Nomor 17, 18, 19 dan 20 Tahun 2015, semua peserta diklat kepemimpinan diharapkan menjadi pemimpin perubahan, yang mampu mengatasi berbagai masalah dan isu-isu aktual yang terkait dengan wewenang, tugas dan fungsinya masing-masing.

perubahan dimaksud akan dapat terwujud apabila seorang peserta diklat dapat memahami tiga hal awal, sbb:

  1. Berdasarkan nilai-nilai yang telah dipelajari pada materi-materi dalam agenda self masteri, peserta mulai menyadari bahwa sesungguhnya masih banyak hal yang bermasalah dan perlu dibenahi pada unit kerjanya masing-masing.
  2. Guna memastikan masalah apa yang perlu dan segera dibenahi pada unit kerjanya, maka peserta yang bersangkutan, harus mampu melakukan diagnosa masalah (bersama-sama dengan pimpinan, staf dan stakeholder). Bagaimana mendianosa masalah telah dipelajari pada materi diagnosting reading.
  3. Berdasarkan hasil diagnosa tersebut, maka peserta dapat memikirkan inovasi apa yang mesti dibuat guna mengatasi masalah yang ada.

Ketiga hal awal ini perlu dimuat dalam suatu konsep yang jelas dan utuh, berupa Rancangan Proyek Perubahan (RPP), yang selanjutnya siap diseminarkan untuk diimplementasikan pada unit kerja masing-masing.

Penjelasan lengkap tentang materi ini dapat disimak pada slide di bawah ini.

Iklan